Waspada Cedera Nyeri Lutut Saat Olahraga

05/10/2022by adminArtikel

Waspada Cedera Nyeri Lutut Saat Olahraga

05/10/2022 by admin
Waspada-Cedera-Nyeri-Lutut-Setelah-Olahraga-1200x800.jpeg

Nyeri lutut merupakan masalah yang sering terjadi setelah berolahraga. Mengutip dari Health.com menyebutkan bahwa sekitar 25% orang dewasa pernah mengalami nyeri lutut, baik akibat aktivitas berolahraga, cedera, maupun aktivitas sehari-hari biasanya. Lutut sendiri terdiri dari berbagai jaringan yang kompleks, seperti tulang, meniskus, otot, tendon, ligamen yang semuanya menopang sendi dan bobot tubuh. Jika terjadi kerusakan atau tekanan pada salah  satu komponen tersebut, maka akan menimbulkan rasa nyeri. Selain itu, nyeri yang terjadi pada lutut juga bisa menjadi tanda suatu cedera yang serius. Oleh karena itu, sebaiknya nyeri lutut tak dibiarkan begitu saja.

Penyebab Nyeri Lutut Setelah Berolahraga

Ada banyak penyebab dari nyeri lutut setelah berolahraga, mulai dari tegangnya otot, terkilir, ligamen sobek, tulang rawan robek, hingga gejala kondisi seperti arthritis, meradangnya tendon. Salah satu cara mengidentifikasi rasa nyeri adalah dengan melihat lokasi nyerinya. Mengutip dari University of Marryland Medical Center menyebutkan bahwa jika rasa nyeri terjadi di area depan lutut, biasanya disebabkan oleh arthritis atau radang sendi. Dan, jika rasa nyeri terjadi di belakang lutut, maka biasanya disebabkan oleh kram kaki, cedera, hingga terkilir. Namun, jika rasa nyeri terjadi di bagian pinggir lutut, kemungkinan penyebabnya adalah ligamen atau cedera. Selain dari lokasinya, timbulnya gejala lain seperti pembengakakan, hingga tingkat rasa nyeri juga dapat mengidentifikasi penyebab dari nyeri lutut. Selain nyeri otot, penyebab umum dari munculnya rasa nyeri di lutut adalah akibat cedera ACL.

Apa Itu Cedera ACL, dan Apa Gejalanya?

Cedera ACL (Anterior Cruciate Ligaments) merupakan cedera yang terjadi ketika adanya regangan berlebih atau robekan pada ligament utama lutut atau ACL. Cedera jenis ini biasanya terjadi akibat adanya gerakan seperti berhenti mendadak, perubahan arah, lompatan, hingga hentakan yang terlalu keras. Beberapa orang yang mengalami cedera ACL mungkin mendengar bunyi “pop” di area lututnya ketika berolahraga atau beraktivitas. Selain itu, mengutip dari beberapa sumber menyebutkan bahwa ada beberapa gejala lain dari ACL, seperti:

  • Ada suara keras ketika terjadi cedera

Cedera ACL menyebabkan pergeseran sendi di lutut, sehingga menimbulkan suara. ACL ini biasanya menimbulkan suara “pop” di lutut ketika terjadi cedera.

  • Penderita merasakan lutut tak stabil

Ligamen utama lutut atau ACL sangat penting untuk menjaga kestabilan gerak lutut, ketika cedera ACL terjadi maka akan merusak keseimbangan di lutut. Oleh karena itu, penderitanya sering kali merasa tak seimbang dan kehilangan rentang gerak.

  • Muncul pembengkakan dan nyeri di lutut

Cedera ACL biasanya menimbulkan pembengkakan setelah beberapa menit atau jam terjadinya cedera. Ini, biasanya disebabkan akibat adanya perdarahan di dalam lutut. Rasa nyeri dan pembengkakan yang terjadi berbeda-beda, tergantung tingkat keparahan pada ACL.

Baca juga: Tak Boleh Sembarang, Masalah Nyeri Harus Ditangani Oleh Dokter Spesialis Nyeri

Bahaya ACL

Cedera ACL sebaiknya tak dianggap remeh karena dampaknya dapat berbahaya jika tidak diatasi. Selain dapat melemahkan kekuatan lutut, jika cedera dibiarkan dan tidak dilakukan penanganan dalam waktu yang lama, maka akan menyebabkan kelumpuhan, meskipun menurut beberapa sumber kemungkinannya sangatlah kecil. Meskipun begitu, cedera ACL ini tetap harus diobati agar tak mengganggu stabilitas dan kekuatan otot. Apalagi, lutut merupakan salah satu anggota tubuh yang penting dalam menopang bobot tubuh ketika beraktivitas.

Perawatan di Rumah untuk Mengobati Nyeri Lutut

Cedera yang terjadi ketika berolahraga sebaiknya segera ditangani secara medis. Namun, menurut dr. Ketut Ngurah Gunapriya, Sp.An, KIC, FIPM, FIPP, CIPS, menyebutkan bahwa perawatan pada nyeri lutut umumnya bisa dilakukan di rumah dengan cara RICE.

  • Rest adalah mengistirahatkan lutut yang nyeri, dan sebaiknya tidak melakukan olahraga terlebih dahulu.
  • Ice adalah pengompresan rasa nyeri dengan es batu yang dilapisi kain di area nyeri.
  • Compress adalah pembabatan area lutut yang nyeri dengan kain atau kain elastis.
  • Elevate atau memposisikan lutut yang nyeri lebih tinggi, ketika penderitanya duduk atau berbaring.

Namun, jika perawatan di rumah tak mampu mengobati atau menangani rasa nyeri akibat cedera ACL, maka sebaiknya segeralah lakukan pemeriksaan dan pengobatan dengan dokter.

Pengobatan Medis Pada Nyeri Lutut Akibat Cedera

Secara medis, pengobatan pada cedera ACL dapat dilakukan dengan terapi maupun dengan operasi untuk mengganti ACL yang sudah sobek. Namun, pengobatan tersebut tentunya harus dibarengi dengan pemeriksaan dan diagnosis yang tepat dari dokter terlebih dahulu. Selain pengobatan operasi, tentunya dokter akan memberiksan opsi terbaik untuk pengobatan pada cedera ACL. Salah satu klinik yang menyediakan pengobatan pada masalah nyeri, baik di area lutut adalah Pain Center KL Klinik. Hadir dengan konsep “Pain Care Management” KL Klinik memfokuskan kenyamanan serta teknik pengobatan modern yang aman dan efektif tanpa pembedahan (operasi). Tindakan tersebut ini sangat memungkinkan karena tenaga medis KL Klinik didukung oleh alat penunjang seperti ultrasonofrafi (USG), radiografi C-Arm, RadioFrekuensi (RF) dan Platelet-Rich Plasma (PRP).

Untuk melakukan konsultasi masalah nyeri dengan KL Klinik, silakan hubungi Customer Service dengan cara klik di sini!

Home KL Klinik

Download Apps
KL Klinik

Donwload App Playstore Android
Download App Store iOs
Home KL Klinik

Informasi Tentang Kami








Temukan Informasi
Tentang Kami




Rekanan
Kami

Rekanan KL Klinik

(c) KL Klinik, 2022.

Open chat
1
Butuh Bantuan?
Halo 👋
Ada yang bisa kami bantu?