Berita Terbaru


Waspada-Cedera-Nyeri-Lutut-Setelah-Olahraga-1200x800.jpeg

05/10/2022 adminArtikel

Nyeri lutut merupakan masalah yang sering terjadi setelah berolahraga. Mengutip dari Health.com menyebutkan bahwa sekitar 25% orang dewasa pernah mengalami nyeri lutut, baik akibat aktivitas berolahraga, cedera, maupun aktivitas sehari-hari biasanya. Lutut sendiri terdiri dari berbagai jaringan yang kompleks, seperti tulang, meniskus, otot, tendon, ligamen yang semuanya menopang sendi dan bobot tubuh. Jika terjadi kerusakan atau tekanan pada salah  satu komponen tersebut, maka akan menimbulkan rasa nyeri. Selain itu, nyeri yang terjadi pada lutut juga bisa menjadi tanda suatu cedera yang serius. Oleh karena itu, sebaiknya nyeri lutut tak dibiarkan begitu saja.

Penyebab Nyeri Lutut Setelah Berolahraga

Ada banyak penyebab dari nyeri lutut setelah berolahraga, mulai dari tegangnya otot, terkilir, ligamen sobek, tulang rawan robek, hingga gejala kondisi seperti arthritis, meradangnya tendon. Salah satu cara mengidentifikasi rasa nyeri adalah dengan melihat lokasi nyerinya. Mengutip dari University of Marryland Medical Center menyebutkan bahwa jika rasa nyeri terjadi di area depan lutut, biasanya disebabkan oleh arthritis atau radang sendi. Dan, jika rasa nyeri terjadi di belakang lutut, maka biasanya disebabkan oleh kram kaki, cedera, hingga terkilir. Namun, jika rasa nyeri terjadi di bagian pinggir lutut, kemungkinan penyebabnya adalah ligamen atau cedera. Selain dari lokasinya, timbulnya gejala lain seperti pembengakakan, hingga tingkat rasa nyeri juga dapat mengidentifikasi penyebab dari nyeri lutut. Selain nyeri otot, penyebab umum dari munculnya rasa nyeri di lutut adalah akibat cedera ACL.

Apa Itu Cedera ACL, dan Apa Gejalanya?

Cedera ACL (Anterior Cruciate Ligaments) merupakan cedera yang terjadi ketika adanya regangan berlebih atau robekan pada ligament utama lutut atau ACL. Cedera jenis ini biasanya terjadi akibat adanya gerakan seperti berhenti mendadak, perubahan arah, lompatan, hingga hentakan yang terlalu keras. Beberapa orang yang mengalami cedera ACL mungkin mendengar bunyi “pop” di area lututnya ketika berolahraga atau beraktivitas. Selain itu, mengutip dari beberapa sumber menyebutkan bahwa ada beberapa gejala lain dari ACL, seperti:

  • Ada suara keras ketika terjadi cedera

Cedera ACL menyebabkan pergeseran sendi di lutut, sehingga menimbulkan suara. ACL ini biasanya menimbulkan suara “pop” di lutut ketika terjadi cedera.

  • Penderita merasakan lutut tak stabil

Ligamen utama lutut atau ACL sangat penting untuk menjaga kestabilan gerak lutut, ketika cedera ACL terjadi maka akan merusak keseimbangan di lutut. Oleh karena itu, penderitanya sering kali merasa tak seimbang dan kehilangan rentang gerak.

  • Muncul pembengkakan dan nyeri di lutut

Cedera ACL biasanya menimbulkan pembengkakan setelah beberapa menit atau jam terjadinya cedera. Ini, biasanya disebabkan akibat adanya perdarahan di dalam lutut. Rasa nyeri dan pembengkakan yang terjadi berbeda-beda, tergantung tingkat keparahan pada ACL.

Baca juga: Tak Boleh Sembarang, Masalah Nyeri Harus Ditangani Oleh Dokter Spesialis Nyeri

Bahaya ACL

Cedera ACL sebaiknya tak dianggap remeh karena dampaknya dapat berbahaya jika tidak diatasi. Selain dapat melemahkan kekuatan lutut, jika cedera dibiarkan dan tidak dilakukan penanganan dalam waktu yang lama, maka akan menyebabkan kelumpuhan, meskipun menurut beberapa sumber kemungkinannya sangatlah kecil. Meskipun begitu, cedera ACL ini tetap harus diobati agar tak mengganggu stabilitas dan kekuatan otot. Apalagi, lutut merupakan salah satu anggota tubuh yang penting dalam menopang bobot tubuh ketika beraktivitas.

Perawatan di Rumah untuk Mengobati Nyeri Lutut

Cedera yang terjadi ketika berolahraga sebaiknya segera ditangani secara medis. Namun, menurut dr. Ketut Ngurah Gunapriya, Sp.An, KIC, FIPM, FIPP, CIPS, menyebutkan bahwa perawatan pada nyeri lutut umumnya bisa dilakukan di rumah dengan cara RICE.

  • Rest adalah mengistirahatkan lutut yang nyeri, dan sebaiknya tidak melakukan olahraga terlebih dahulu.
  • Ice adalah pengompresan rasa nyeri dengan es batu yang dilapisi kain di area nyeri.
  • Compress adalah pembabatan area lutut yang nyeri dengan kain atau kain elastis.
  • Elevate atau memposisikan lutut yang nyeri lebih tinggi, ketika penderitanya duduk atau berbaring.

Namun, jika perawatan di rumah tak mampu mengobati atau menangani rasa nyeri akibat cedera ACL, maka sebaiknya segeralah lakukan pemeriksaan dan pengobatan dengan dokter.

Pengobatan Medis Pada Nyeri Lutut Akibat Cedera

Secara medis, pengobatan pada cedera ACL dapat dilakukan dengan terapi maupun dengan operasi untuk mengganti ACL yang sudah sobek. Namun, pengobatan tersebut tentunya harus dibarengi dengan pemeriksaan dan diagnosis yang tepat dari dokter terlebih dahulu. Selain pengobatan operasi, tentunya dokter akan memberiksan opsi terbaik untuk pengobatan pada cedera ACL. Salah satu klinik yang menyediakan pengobatan pada masalah nyeri, baik di area lutut adalah Pain Center KL Klinik. Hadir dengan konsep “Pain Care Management” KL Klinik memfokuskan kenyamanan serta teknik pengobatan modern yang aman dan efektif tanpa pembedahan (operasi). Tindakan tersebut ini sangat memungkinkan karena tenaga medis KL Klinik didukung oleh alat penunjang seperti ultrasonofrafi (USG), radiografi C-Arm, RadioFrekuensi (RF) dan Platelet-Rich Plasma (PRP).

Untuk melakukan konsultasi masalah nyeri dengan KL Klinik, silakan hubungi Customer Service dengan cara klik di sini!


Perawatan-Penyakit-Gusi-dengan-Scalling-Gigi-1200x801.jpeg

05/10/2022 adminArtikel

Scalling gigi merupakan salah satu perawatan gigi yang memiliki berbagai macam manfaat. Perawatan ini dilakukan untuk membersihkan karang gigi yang terbentuk akibat penumpukan plak gigi yang lama kelamaan dapat mengeras. Sehingga, dapat menyebabkan masalah gigi seperti gigi berlubang, gigi berkarang, hingga penyakit gusi lainnya. Meskipun, beberapa orang beranggapan bahwa kebersihan gigi dapat diatasi dengan menyikat gigi dan rajin melakukan flossing. Kenyataannya, kebersihan dan kesehatan gigi harus dilakukan dengan melakukan perawatan gigi secara teratur, seperti perawatan scalling.

Mengenal Bahaya dari Penyakit Gusi

Gusi merupakan jaringan gigi yang berfungsi menahan gigi agar tetap berada dalam posisi yang sesuai. Jika, terjadi masalah di area gusi maka akan mengganggu ke kondisi gigi. Mengutip dari beberapa sumber, penyakit gusi biasanya menyebabkan gusi menjadi bengkak, berdarah, sakit akibat infeksi. Dibanding dengan anak-anak, penyakit gusi lebih banyak terjadi pada orang dewasa. Menurut data WHO atau Badan Organisasi Kesehatan Dunia menyebutkan bahwa setidaknya 1 dari 4 orang dewasa mengalami masalah gusi atau gingivitis. Gejala pada gingivitis atau penyakit gusi adalah gusi yang membengkak dan memerah, dan mudah berdarah ketika menggosok atau melakukan flossing gigi. Tak jarang, gingivitis juga disertai gejala nyeri pada area gusi.

Jika tidak segera diatasi, penyakit gusi akan berkembang menjadi penyakit gusi stadium lanjut (periodontitis), penyebab nomor satu gigi tanggal pada orang dewasa. Tentu saja, gigi yang tanggal akan sangat mengganggu penampilan dan kesehatan.

Salah satu cara untuk mengatasi sekaligus mencegah penyakit gusi atau gingivitis adalah dengan melakukan perawatan gigi secara rutin, seperti scalling gigi.

Apa Itu Scalling Gigi dan Manfaatnya?

Penyakit gusi bisa timbul akibat penumpukan karang gigi yang berubah menjadi plak, sehingga gusi menjadi meradang. Plak gigi ini biasanya muncul pada mereka yang jarang melakukan perawatan gigi, seperti tidak menggosok gigi dan tidak melakukan flossing secara teratur. Akibatnya, bakteri menjadi menumpuk dan merusak gigi serta rahang. Solusi untuk mengatasi plak gigi adalah dengan scalling. Di mana perawatan ini dilakukan dengan alat pengikis dengan ultrasonic untuk membersihkan plak di area gigi. Adapun manfaat dari perawatan scalling, seperti:

  • Menjaga kesehatan dari gusi

Dengan membersihkan karang dan plak di area gigi, maka dapat mengatasi peradangan pada gusi dan mencegah penyakit gusi lainnya.

  • Mencegah bau mulut

Salah satu penyebab dari bau mulut adalah akibat adanya karang gigi yang menumpuk akibat bakteri. Dengan melakukan scalling gigi, mampu membersihkan sisa kotoran yang menumpuk, sehingga terbebas dari bau mulut.

  • Warna gigi lebih cerah

Perawatan scalling dapat membuat gigi lebih cerah dengan mengangkat kotoran/karang gigi yang menyebabkan gigi kuning. Dengan perawatan ini, tentunya tak hanya menyehatkan gigi, akan tetapi juga bisa membuat gigi tampak bersih dan cerah.

  • Mencegah penyakit lainnya

Gigi yang jarang dibersihkan banyak dikaitkan dengan penyakit diabetes, jantung, hingga dementia. Dengan melakukan perawatan gigi secara rutin, maka setidaknya kita dapat mengurangi risiko penyakit berbahaya lainnya.

Baca juga: Cari Tempat Perawatan Gigi di Jakarta? Dental Studio KL Klinik Solusinya!

Kapan Sebaiknya Melakukan Scalling Gigi?

Menurut penuturan dari drg. Ruby Kusnadi, dokter gigi yang berpraktik di KL Klinik ini menyebutkan bahwa perawatan gigi sebaiknya dilakukan selama 3 hingga 6 bulan sekali, termasuk perawatan scalling gigi. Dengan melakukan perawatan gigi secara rutin, maka dapat mengatasi sekaligus mencegah berbagai masalah yang timbul dari gigi, termasuk penyakit gusi gingivitis. Salah satu klinik gigi yang menyediakan layanan pemeriksaan, perawatan, hingga pengobatan gigi adalah Dental Studio KL Klinik. Hadir untuk menjawab permasalahan kebutuhan pelayanan gigi Anda dan keluarga, dengan tenaga ahli dokter gigi terbaik di bidangnya serta alat modern untuk mengatasi permasalahan gigi. Selain itu, perawatan gigi di Dental Studio KL Klinik juga dilakukan oleh dokter dan perawat gigi yang akan siap membantu pertanyaan tentang berbagai masalah gigi seputar gigi. Sehingga, menjadi pelayanan lengkap untuk gigi anda serta keluarga.

Untuk melakukan perawatan gigi di Dental Studio, KL Klinik, silakan untuk menghubungi Customer Service dengan cara klik di sini!


Waspada-Gejala-Glaukoma-Bisa-Mengakibatkan-Kebutaan-1200x801.jpeg

05/10/2022 adminArtikel

Gejala glaukoma biasanya diawali dengan kehilangan penglihatan di bagian pinggir matanya. Berbeda dengan katarak yang biasanya menimbulkan penglihatan yang buram, glaukoma ini bisa mengganggu keluasan pandangan seseorang. Mengutip dari Mayo Clinic 2022 menyebutkan bahwa glaukoma ini dapat terjadi ketika terjadi kerusakan pada saraf optik, biasanya disebabkan akibat adanya tekanan berlebih dalam bola mata. Saraf optik sendiri berfungsi untuk mengirimkan visual dari mata ke otak. Sehingga, kerusakan yang terjadi di area tersebut mampu menyebabkan penderitanya kehilangan penglihatan. Lalu, bagaimana gejala dari glaukoma dan bagaimana pengobatannya? Simak selengkapnya dalam artikel ini!

Gejala Glaukoma

Glaukoma merupakan penyakit yang terkenal dengan silent killer atau pembunuh diam-diam, karena para penderitanya seringkali tak merasakan gejala apapun. Meskipun begitu, menurut beberapa sumber ada beberapa gejala atau ciri khas dari glaukoma yang harus diwaspadai di antaranya:

  • Mata terasa sakit atau perih secara intens
  • Merasakan mual dan muntah-muntah
  • Mata memerah, terutama di area warna putih
  • Beberapa penderita juga biasanya mengeluhkan sakit kepala
  • Pandangan mulai kabur
  • Ukuran pupil kanan dan kiri berbeda
  • Terdapat lingkaran menyerupai pelangi saat melihat cahaya

Meskipun ada beberapa gejala glaukoma seperti yang telah disebutkan di atas, menurut  American Academy of Ophthalmology menyebutkan bahwa beberapa orang bisa saja tidak merasakan gejala kerusakan mata. Bisa saja orang tersebut memiliki risiko glaukoma, seperti memiliki tekanan berlebih pada mata, hingga mengalami kerusakan pada saraf optik. Orang-orang yang berisiko terkena glaukoma disebut dengan suspek glaukoma. Oleh karena itu, penting untuk memeriksakan kesehatan mata bersama dokter untuk mengetahui risiko pada glaukoma.

Faktor Risiko Glaukoma

Mengutip dari Mayo Clinic 2022, glaukoma dapat berkembang ketika saraf optic di dalam mata mengalami kerusakan akibat tekanan. Tekanan pada bola mata tersebut dapat meningkat ketika terjadi penumpukan cairan yang ada di dalam mata. Cairan dapat menumpuk akibat produksi berlebihan, atau terjadi gangguan pada saat mengalirkannya. Ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan glaukoma di antaranya:

  • Berusia lebih dari 60 tahun
  • Memiliki riwayat keluarga dengan glaukoma
  • Menggunakan obat-obatan tertentu, seperti obat tetes mata kortikosteroid dalam jangka waktu yang lama
  • Mereka yang memiliki penyakit diabetes, penyakit jantung hingga hipertensi juga sangat rentan terhadap risiko penyakit glaukoma.

Orang-orang dengan diabetes 40% lebih berisiko terkena glaukoma dibanding orang tanpa diabetes. Selain itu, mereka yang memiliki hipertensi dan mengalami glaukoma lebih rentan mengalami kebutaan secara permanen. Oleh karena itu, sebaiknya kita tak boleh menyepelekan masalah glaukoma, apalagi jika Anda pemiliki beberapa penyakit di atas.

Berbagai Macam Pengobatan Pada Glaukoma

Walau berbahaya, glaukoma tetap bisa diobati dan ada peluang untuk sembuh dengan berbagai jenis pengobatan. Namun, sebelum melakukan pengobatan yang tepat, biasanya pasien akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk mendiagnosis tingkat keparahan pada glaukoma. Pemeriksaan pada glaukoma biasanya dilakukan dengan tonometry, gonioskopi, pachymetry atau pemeriksaan lainnya untuk mendeteksi kerusakan saraf. Setelah dokter mendiagnosis glaukoma, biasanya akan dilakukan pengobatan yang sesuai dengan kondisi pasien. Berikut adalah beberapa pengobatan yang umum dilakukan untuk mengobati glaukoma.

  • Menggunakan obat-obatan

Ada dua jenis obat-obatan yang biasanya akan dokter rekomendasikan untuk mengatasi glaukoma, obat tetes mata dan obat minum. Kedua jenis obat ini biasanya harus didapatkan dengan resep dokter, sehingga tidak bisa sembarangan. Pada, kasus yang sudah memburuk terapi dengan obat-obatan mungkin saja tidak dapat mengatasi gejala pada glaukoma.

  • Laser

Tindakan laser biasanya dilakukan untuk menguras kelebihan cairan pada bola mata. Jenis tindakan laser juga terbagi menjadi dua, yaitu trabekuloplasti yang dilakukan pada pasien yang memiliki glaukoma terbuka. Terakhir, ada iridotomi tindakan yang dilakukan pada glaukoma sudut tertutup.

  • Operasi

Opsi terakhir pada pengobatan glaukoma adalah dengan metode operasi. Tindakan operasi biasanya melibatkan sayatan pada area mata untuk implant pipa untuk membantu mengalirkan cairan.

Untuk mengetahui dengan pasti pengobatan pada glaukoma yang cocok sesuai dengan kondisi Anda. Sebaiknya, segeralah lakukan pemeriksaan di klinik mata.

Baca juga: Mengenal Berbagai Jenis Operasi dan Pengobatan pada Katarak

Tempat Pengobatan Glaukoma

Pengobatan pada glaukoma tak boleh dilakukan di sembarang tempat, salah satu klinik mata yang menyediakan pengobatan masalah mata terpercaya adalah KL Klinik. Operasi mata yang dilakukan KL KLINIK dapat dikerjakan dan pasien dapat pulang ke rumah di hari yang sama, dikarenakan menggunakan teknologi alat modern dan staf yang ahli sehingga sangat aman dan nyaman untuk pasien serta pasien dapat langsung pulang ke rumah. Menurut penturuan dr. Kelvin Alim, dokter spesialis mata sekaligus pemiliki KL Klinik, menyebutkan bahwa Poli Mata KL Klinik siap membantu menangani masalah mata secara holistic, dari awal pencarian masalah hingga kontrol setelah pengobatan operasi jika dibutuhkan. Dengan pelayanan unggulan serta biaya yang terjangkau, semua kalangan dari muda hingga lansia, dapat terbantu dengan adanya pengobatan dari Poli Mata KL KLINIK.

Untuk melakukan pendaftaran di KL Klinik, silakan hubungi admin kami dengan langsung klik di sini!


Sakit-Punggung-Tak-Boleh-Dianggap-Sepele-Ini-Bahayanya-1200x800.jpg

29/09/2022 adminArtikel

Sakit punggung merupakan masalah umum yang sering dialami oleh orang dewasa hingga lansia. Diperkirakan 60 hingga 70% masyarakat di negara maju mengalami masalah nyeri punggung, dengan 20% diantaranya mengalami gejala nyeri yang berlanjut menjadi kronis. Mengutip dari Mayo Clinic (2022) menyebutkan bahwa nyeri punggung sebenarnya dapat terjadi akibat aktivitas sehari-hari. Namun, nyeri punggung atau backpain juga bisa menjadi tanda munculnya penyakit serius. Oleh karena itu, nyeri yang muncul di area punggung sebaiknya tak boleh dianggap enteng. Terutama jika nyeri sudah menyebar ke area tubuh lainnya. Lalu, seperti apa gejala pada nyeri yang berbahaya? Simak dalam artikel ini!

Berbagai penyebab nyeri punggung

Sebagian besar nyeri di area punggung memang tidak berbahaya. Namun, ada beberapa penyebab dari rasa sakit di area punggung, di antaranya akibat:

  • Tegangnya otot atau ligamen

Kondisi ini dapat terjadi ketika seseorang sering mengangkat beban terlalu berat atau melakukan gerakan secara tiba-tiba. Sehingga, menyebabkan otot punggung dan ligamen tulang menjadi tegang. Meskipun bukanlah masalah kesehatan yang berbahaya, namun pada orang dengan kondisi fisik yang lemah, kondisi ini dapat menyebabkan nyeri otot yang menyakitkan.

  • Saraf terjepit

Masalah saraf terjepit dapat terjadi ketika bantalan tulang menonjol keluar dari jalurnya, sehingga menekan saraf di sekitarnya. Ini dapat menyebabkan rasa sakit di area punggung, terutama punggung bawah. Jika tidak segera ditangani, saraf ‘kejepit‘ ini dapat menyebabkan kelumpuhan. Salah satu cara mendeteksi saraf terjepit adalah dengan pemeriksaan medis seperti CT Scan atau MRI serta berkonsultasi dengan dokter ahli.

  • Radang sendi

Terkenal dengan nama osteoarthritis, masalah ini ditandai dengan munculnya rasa sakit di area punggung bawah karena terjadi peradangan. Dalam beberapa kasus, radang sendi di area tulang dapat menyebabkan penyempitan ruang di sekitar sum-sum tulang belakang, sehingga muncul masalah stenosis/penyempitan. Oleh karena itu, radang sendi sebaiknya tidak boleh dibiarkan begitu saja.

  • Osteoporosis

Kondisi ini rentan terjadi pada lansia berumur 50 tahun ke atas. Sering terkenal dengan nama masalah kesehatan degeneratif, atau masalah yang muncul seiring bertambahnya usia. Osteoporosis ini merupakan masalah tulang yang berbahaya karena tulang yang rapuh, rentan menyebabkan tulang menjadi cepat patah dan rentan terkena masalah lainnya.

Cara membedakan sakit punggung yang berbahaya dan tidak

Menurut penuturan dr. Ketut Ngurah Priya, Sp.An, menjelaskan bahwa nyeri dapat hilang beberapa hari dengan perawatan sederhana di rumah. Seperti mengistirahatkan area tubuh yang terasa nyeri dan mengompresnya dengan air dingin. Namun, gejala nyeri yang datang secara berkepanjangan dan terus menerus biasanya harus ditangani dengan pengobatan secara medis karena dapat menjadi suatu tanda penyakit berbahaya. Melansir dari Mayo Clinic, berikut adalah beberapa tanda dari sakit punggung yang berbahaya, di antaranya:

  • Berlangsung selama berbulan bahkan menahun
  • Nyeri yang terjadi sangat parah dan tajam
  • Rasa sakit tak kunjung membaik, meskipun sudah melakukan perawatan di rumah
  • Nyeri menyebar dari satu anggota tubuh, ke anggota tubuh lainnya
  • Rasa sakit menyebabkan mati rasa, kesemutan, atau menyebabkan anggota tubuh menjadi melemah
  • Rasa nyeri di area punggung dibarengi dengan penurunan berat badan secara drastis
  • Nyeri terjadi berbarengan dengan demam atau terjadi masalah kesehatan lainnya.
Pemeriksaan pada nyeri punggung

Langkah utama yang dapat penderita lakukan dalam mengidentifikasi nyeri di area punggung adalah dengan melakukan konsultasi dengan dokter. Setelah berkonsultasi, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan medis untuk mendeteksi masalah utama dari nyeri. Pemeriksaan nyeri punggung dapat dilakukan dengan CT Scan, MRI, hingga pemeriksaan lainnya. Setelah itu, dokter dapat memberikan pengobatan yang tepat pada masalah nyeri yang pasien alami. Pengobatannya sendiri ada berbagai jenis seperti obat-obatan medis, terapi, hingga operasi.

Baca juga: Tak Boleh Sembarang, Masalah Nyeri Harus Ditangani Oleh Dokter Spesialis Nyeri!

Kapan harus ke dokter?

Sebaiknya, setelah mengalami gejala nyeri yang tajam dan tidak menunjukan perbaikan setelah berminggu hingga berbulan-bulan di area punggung, berkonsultasilah bersama dokter spesialis. Salah satu klinik yang menyediakan layanan pengobatan nyeri secara komprehensif adalah Klinik Nyeri, atau Pain Center KL Klinik. Sebagai tempat pengobatan medis one stop service, Pain Center di KL Klinik menyediakan pengobatan nyeri dengan fasilitas lengkap, tenaga medis ahli berpengalaman, dan pengobatan modern tanpa operasi. Untuk melakukan pendaftaran di klinik nyeri KL Klinik untuk masalah nyeri, silahkan untuk langsung menghubungi customer service dengan cara klik di sini!


ruangan-gigi-1-1200x800.jpg

29/09/2022 adminArtikel

Perawatan gigi merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan secara rutin. Tak hanya sebatas menggosok gigi dan melakukan flossing, perawatan gigi yang baik perlu dilakukan dengan dokter. Dengan pemeriksaan dan perawatan secara rutin dengan dokter gigi, maka dapat memperkecil risiko kerusakan bahkan masalah gigi lainnya. Mengutip dari Southside Medical Center menyebutkan bahwa banyak orang menunggu memiliki masalah gigi terlebih dahulu untuk datang ke dokter gigi. Padahal, pemeriksaan rutin dengan dokter mampu menjaga kesehatan gigi. Apalagi, masalah gigi juga banyak dikaitkan dengan masalah kesehatan lainnya, diabetes, penyakit ginjal, dan penyakit jantung.

Pentingnya pemeriksaan dan perawatan gigi secara reguler

Kesehatan gigi sangat memengaruhi kehidupan seseorang. Tak hanya itu, kebersihan gigi dan mulut juga disebut-sebut mampu mencerminkan kebersihan gigi seseorang. Mengutip dari artikel Southside Medical Center menyebutkan bahwa kebersihan gigi merupakan aspek kebersihan yang penting, namun sering diabaikan. Memiliki gigi yang bersih bisa berdampak terhadap kehidupan seseorang secara positif. Tak hanya berkaitan dengan kesehatan, memiliki gigi bersih dan indah juga berdampak pada penampilan yang semakin menarik. Selain itu, mengutip dari beberapa sumber, dengan memiliki gigi bersih juga memiliki dampak kelebihan lainnya, di antaranya:

  • Mencegah komplikasi masalah kesehatan yang lebih serius

Komplikasi dari masalah gigi ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan secara keseluruhan. Beberapa sumber menyebutkan bahwa ada hubungan yang kuat dari timbulnya penyakit gusi dengan penyakit jantung. Pemeriksaan gigi secara rutin dapat menghindari risiko tersebut.

  • Menambah kepercayaan diri

Gigi dan mulut merupakan anggota tubuh yang berperan besar dalam penampilan seseorang. Kerusakan gigi dan penyakit gusi dapat membuat gigi menguning, menimbulkan bau mulut, dan memicu kerusakan gigi lainnya. Hal tersebut tentu saja dapat mengurangi tingkat kepercayaan diri seseorang.

  • Menghindari prosedur pengobatan yang lebih mahal

Banyak orang yang datang ke dokter gigi ketika mengalami masalah gigi yang sudah parah. Terkadang, kondisi seperti ini justru memerlukan pengobatan yang lebih kompleks dan lebih mahal. Dengan pemeriksaan gigi secara rutin, tentu saja kerusakan sedikit saja pada gigi dapat teratasi dengan baik tanpa harus menunggu masalah tersebut menjadi lebih besar.

  • Mengurangi rasa sakit

Banyak penyakit gigi yang menimbulkan gejala nyeri pada gigi atau area mulut. Nyeri atau sakit pada gigi terjadi akibat adanya infeksi. Jika dibiarkan, maka masalah gigi akan merambat ke sakit kepala hingga mengganggu aktivitas. Seseorang yang sering melakukan pemeriksaan dan perawatan gigi secara rutin pastinya akan sangat jarang untuk mengalami kondisi ini.

Kapan harus melakukan pemeriksaan gigi?

Menurut dokter gigi dari Dental Studio KL Klinik, drg.Ruby Kusnadi menyebutkan bahwa idealnya seseorang melakukan pemeriksaan gigi dengan dokter 6 bulan sekali. Namun, jika pasien menggunakan treatment seperti behel, maka pemeriksaan idealnya dilakukan sekitar 1-3 bulan sekali. Kondisi gigi pada setiap orang berbeda-beda, pemeriksaan gigi biasanya dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan masalah gigi yang pasien miliki.

Baca juga: 4 Perawatan Gigi di Klinik yang Membuat Gigi Putih dan Bersih

Tempat melakukan perawatan gigi di Jakarta

Pemeriksaan, perawatan, hingga pengobatan pada masalah gigi idealnya dilakukan di klinik dengan dokter gigi professional dan berpengalaman. Salah satu tempat yang menyediakan layanan perawatan gigi adalah dental studio dari KL Klinik. Menurut drg. Ruby Kusnadi memaparkan bahwa KL Klinik berkomitmen untuk memberikan perawatan gigi yang professional untuk memenuhi kebutuhan para pasien. Dilengkapi dengan metode dan teknologi modern, serta fasilitas terbaik, Dental Studio KL Klinik dapat mewujudkan gigi sehat, bersih, sesuai dengan apa yang pasien harapkan.

Untuk melakukan pendaftaran perawatan gigi di Dental Studio KL Klinik, silakan untuk menghubungi Customer Service dengan cara klik di sini!


Mengenal-Berbagai-Jenis-Operasi-dan-Pengobatan-pada-Katarak-1200x800.jpg

29/09/2022 adminArtikel

Operasi katarak merupakan prosedur medis yang dilakukan untuk mengangkat lensa mata pada penderita katarak, dan menggantinya dengan lensa buatan. Pengobatan operasi menjadi salah satu opsi pengobatan yang banyak dipilih oleh para penderita katarak. Meskipun terdengar menyeramkan, namun menurut beberapa sumber dan penelitian medis, jenis operasi katarak cenderung aman dan jarang menimbulkan komplikasi. Namun, selain operasi, ternyata ada beberapa pilihan pengobatan pada masalah katarak, seperti yang akan dijelaskan dalam artikel berikut ini.

Apa itu katarak dan gejalanya

Katarak merupakan masalah pada lensa mata, di mana penderitanya mengalami penglihatan yang keruh dan buram. Hal ini terjadi akibat proses penuaan, maupun trauma pada jaringan mata. Ada beberapa gejala yang dapat timbul dari masalah katarak, di antaranya:

  • Penderitanya merasakan pandangan kabur seperti ada kabut
  • Adanya lingkaran di sekeliling cahaya yang mengganggu penglihatan
  • Penderitanya tak jarang mengalami pandangan ganda
  • Mengalami penurunan kemampuan melihat, terutama pada malam hari
  • Pandangan menjadi sangat silau ketika melihat lampu kendaraan, matahari, atau lampu jalanan

Selain beberapa gejala di atas, penderitanya juga seringkali mengganti ukuran kacamata mereka. Mengutip dari Mayo Clinic, gejala pada katarak biasanya muncul secara perlahan, bahkan beberapa penderita katarak pada awalnya mengalami penglihatan yang membaik dan lebih jelas, sebelum gejala lainnya muncul. Lalu semakin lama penglihatan semakin memburam hingga tidak bisa melihat.

Penyebab timbulnya katarak

Kebanyakan katarak berkembang ketika penuaan atau cedera, sehingga mengubah jaringan yang membentuk lensa mata. Biasanya pada penderita katarak, protein dan serat di lensa mata mulai rusak yang membuat penglihatan menjadi kabur. Selain akibat penuaan, katarak juga dapat terjadi akibat adanya genetik bawaan, atau akibat adanya penyakit tertentu, seperti diabetes. Mengutip dari Mayo Clinic, berikut adalah beberapa faktor risiko penyebab munculnya katarak pada seseorang, di antaranya:

  • Orang yang sering terkena sinar matahari berlebihan
  • Kebiasaan merokok
  • Obesitas atau mereka yang memiliki berat badan berlebih
  • Mereka yang memiliki tekanan darah tinggi
  • Cedera atau peradangan pada mata
  • Penggunaan obat steroid dalam jangka panjang
  • Kebiasaan meminum alkohol secara berlebihan

Meskipun belum ada penelitian lebih lanjut mengenai pencegahan pada katarak. Namun, beberapa ahli setuju bahwa pemeriksaan mata secara berkala dapat memperkecil risiko maupun komplikasi pada katarak. Oleh karena itu, penting untuk memeriksakan diri mengenai kondisi mata dengan dokter, apalagi jika Anda termasuk orang-orang dengan faktor risiko seperti di atas.

Pengobatan pada masalah katarak

Menurut penuturan dari dokter spesialis mata, sekaligus pemiliki KL Klini, dr.Kelvin Alim menyebutkan bahwa pengobatan pada katarak dilihat dari tingkat keparahannya. Pada katarak yang masih ringan, dokter mungkin akan menyarankan penderitanya untuk menggunakan kacamata khusus untuk membantu pasien melihat lebih jelas. Jika, katarak sudah memburuk dan mulai mengganggu aktivitas, tak jarang operasi katarak menjadi pilihan terbaik bagi pasien.

Operasi katarak

Tindakan pada operasi katarak umumnya tak memerlukan rawat inap. Selain itu, beberapa sumber juga menyebutkan bahwa operasi katarak umumnya merupakan tindakan yang minim risiko dan jarang terjadi komplikasi. Berdasarkan tekniknya, operasi katarak ini terbagi menjadi 4 jenis, di antaranya:

  • Teknik laser

Pada teknik operasi ini, dokter memanfaatkan cahaya laser untuk membuat sayatan pada tepi lensa / kapsul untuk menghancurkan lensa yang sudah keruh. Sehingga, dapat mengganti lensa mata yang baru.

  • Phacoemulsification

Mirip dengan teknik laser, jenis operasi ini menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghancurkan lensa yang keruh dan menggantinya dengan lensa baru.

  • Operasi katarak intrakapsular

Sedangkan pada jenis operasi ini, dokter akan membuat sayatan cukup besar untuk mengangkat lensa mata bersama kapsulnya. Setelah itu, dokter dapat memasang lensa baru. Namun teknik ini sudah ditinggalkan karena banyak komplikasinya.

Baca juga: Pengobatan Katarak dengan Dokter Spesialis Mata di KL Klinik

Pengobatan masalah katarak di KL Klinik

Pemeriksaan sekaligus pengobatan pada masalah katarak penting dilakukan dengan segera, agar mencegah komplikasi kebutaan pada penderitanya. Salah satu klinik yang menyediakan layanan pengobatan mata dengan fasilitas lengkap adalah KL Klinik. Menurut penuturan dr. Kelvin Alim, Sp.M menyebutkan bahwa KL Klinik ini memiliki poli mata dengan teknologi lengkap dan dokter yang professional. Sehingga, pengobatan pada masalah mata lebih terintegrasi. Untuk melakukan pengobatan mata di KL Klinik, silakan untuk menghubungi customer service kami dengan langsung klik di sini!


Beda-Injeksi-Vitamin-C-dan-DNA-Salmon-Mana-yang-Lebih-Efektif-Mencerahkan-Wajah-1200x800.jpg

29/09/2022 adminArtikel

Injeksi vitamin C dan injeksi DNA salmon merupakan salah satu perawatan yang cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia. Keduanya dikenal mampu untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk mencerahkan wajah. Namun, tentu saja kedua perawatan ini memiliki prosedur, manfaat, hingga efektivitas yang berbeda. Nah, untuk kamu yang memiliki masalah kulit wajah kusam, dan sedang ingin mencerahkan wajah, kira-kira perawatan apa yang sebaiknya dilakukan? Diantara injeksi vitamin C dan DNA salmon, manakah yang lebih ampuh untuk mencerahkan wajah? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Apa itu injeksi Vitamin C?

Vitamin C merupakan salah satu vitamin yang memiliki manfaat untuk menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel-sel kulit mati. Asupan Vitamin C untuk tubuh ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari asupan makanan, suplemen, hingga suntik/injeksi Vitamin C. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa suntik/injeksi Vitamin C ini dapat membantu dan merawat kulit keriput, hingga kulit kemerahan, dan menekan produksi melanin yang berlebihan. Sehingga, dapat membuat kulit lebih cerah, walaupun bukan dengan cara yang instan. Karena manfaatnya, kini injeksi Vitamin C lebih banyak digunakan di klinik kecantikan untuk mengatasi kulit yang kusam. Prosedur penyuntikan Vitamin C ini tidak boleh dilakukan secara sembarang, dan harus oleh tenaga ahli. Bahkan, sebelum melakukan injeksi Vitamin C ini berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter. Dalam prosedurnya sendiri, injeksi Vitamin C ini dapat dilakukan dengan 3 cara, di antaranya melalui penyuntikan ke dalam otot (intramuscular), penyuntikan ke dalam pembuluh darah (intravena), hingga penyuntikan ke bawah kulit atau subkutan.

Manfaat dan kelebihan injeksi Vitamin C

Menurut beberapa sumber, injeksi Vitamin C ini memiliki berbagai macam manfaat, baik untuk tubuh maupun untuk kulit, di antaranya:

  • Dapat memenuhi kebutuhan Vitamin C di dalam tubuh
  • Mampu mengatasi kulit keriput
  • Dapat mengurangi produksi melanin di area kulit, sehingga mampu mencerahkan wajah
  • Membantu pembentukan kolagen di kulit
  • Meningkatkan imun tubuh
Apa itu injeksi DNA salmon?

Perawatan kecantikan injeksi DNA Salmon sempat populer beberapa tahun lalu, karena beberapa artis pernah melakukan treatment ini. Disebut memiliki manfaat untuk meremajakan kulit, hingga dapat membuat wajah lebih cerah. Injeksi DNA Salmon ini merupakan treatment yang dilakukan dengan cara menyuntikan cairan berisikan sperma ikan salmon jenis Oncorhynchus mykiss dan Oncorhynchus keta yang sudah dimodifikasi. Sperma ikan salmon ini memiliki tingkat kemiripan dengan fragmen DNA Salmon manusia, sehingga dapat merangsang regenerasi sel kulit. Sama seperti halnya injeksi Vitamin C, suntik DNA Salmon ini bisa dilakukan di klinik-klinik kecantikan. Namun, tak bisa dilakukan oleh sembarang orang, sebaiknya perawatan ini hanya dilakukan dengan dokter dan tenaga medis berpengalaman.

Manfaat dan kelebihan injeksi DNA salmon

Injeksi DNA Salmon ini memiliki berbagai manfaat bagi kulit dan kecantikan, di antaranya:

  • Mengatasi peradangan atau kemerahan pada kulit
  • Melembabkan kulit, sehingga lebih kencang
  • Mengurangi efek radiasi matahari, sehingga terlihat lebih cerah
  • Mengurangi/mengecilkan pori-pori di wajah
  • Mencegah hingga mengatasi jerawat
  • Meremajakan kulit dan mencegah penuaan dini
Mana yang lebih efektif untuk mencerahkan wajah?

Keduanya memiliki manfaat untuk mencerahkan wajah. DNA Salmon fokus dalam meremajakan kulit, sedangkan Vitamin C ini memiliki fokus utama untuk menangkal radikal bebas di kulit. Meskipun tidak bisa secara instan dan langsung, namun keduanya tetap bisa mencerahkan wajah. Namun, karena setiap kondisi kulit dan kebutuhan kulit pasien berbeda-beda, maka efektivitas pada keduanya haruslah disesuaikan dengan tipe/jenis kulit pasien. Untuk mengetahui mana yang lebih efektif mencerahkan dan membuat wajah lebih glowing, sebaiknya lakukanlah konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Baca juga: Manfaat Laser Treatment, Benarkah Dapat Hilangkan Jerawat Secara Instan?

Laser Skin Center KL KLINIK, solusi untuk dapatkan kulit cantik

Untuk mendapatkan kulit sehat dan cantik melalui perawatan injeksi Vitamin C maupun Injeksi DNA Salmon, sebaiknya lakukanlah perawatan kecantikan di klinik yang terpercaya. Salah satu klinik kecantikan yang sudah terpercaya, Laser Skin Center yang merupakan bagian dari Klinik Kecantikan KL Klinik. Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin yang berpraktik di Klinik Kecantikan KL Klinik ini menyebutkan bahwa, perawatan kecantikan di KL Klinik didukung dengan fasilitas dan juga tenaga ahli berpengalaman. Sehingga, cukup aman dan nyaman bagi pasien untuk melakukan perawatan untuk mendapatkan kulit sehat dan bersih.

Untuk melakukan perawatan kulit wajah di Laser Skin Center KL Klinik, silakan langsung menghubungi Customer Service kami dengan cara klik di sini!


man-complaining-about-pain-eye-1200x800.jpg

23/09/2022 adminArtikel

Glaukoma center KL Klinik Jakarta menyediakan layanan pengobatan masalah mata yang komprehensif dengan dokter spesialis yang berpengalaman dan professional. Mata merupakan salah satu organ yang sering mengalami masalah, sehingga berdampak pada kemampuan visual atau penglihatan. Selain katarak, salah satu masalah mata yang cukup berbahaya adalah glaukoma, gangguan penglihatan yang dapat menyebabkan kebutaan pada penderitanya. Oleh karena itu, masalah glaukoma harus diatasi sejak dini, setelah gejala awal mulai muncul. Lalu, bagaimana cara penanganan hingga pengobatan pada glaukoma? Simak selengkapnya di dalam artikel ini!

Jenis dan penyebab munculnya glaukoma

Mengutip dari Mayo Clinic menyebutkan bahwa glaukoma merupakan kondisi di mana saraf optik mengalami kerusakan akibat adanya tekanan tinggi di area mata. Dokter spesialis mata sekaligus pemilik KL Klinik, dr. Kelvin Alim, Sp.M menjelaskan bahwa glaukoma menjadi salah satu penyebab kebutaan pada lansia, terutama mereka yang berumur 60 tahun ke atas. Meskipun begitu, glaukoma merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa saja. Berdasarkan jenisnya, glaukoma ini terbagi menjadi dua di antaranya:

  • Glaukoma primer

Pada glaukoma primer, penyebab terjadinya peningkatan tekanan bola mata tidak dapat diketahui secara pasti.

  • Glaukoma sekunder

Penyebab dari glaukoma sekunder ini biasanya akibat adanya penyakit bawaan seperti diabetes, katarak, atau trauma pada area mata yang menyebabkan peningkatan tekanan pada bola mata.

Selain beberapa jenis glaukoma di atas, adapula jenis glaukoma yang terjadi sejak lahir atau bawaan, glaukoma jenis ini terkenal dengan nama glaukoma kongenital. Dokter spesialis mata, dr. Kelvin Alim menjelaskan bahwa komplikasi yang paling umum dari masalah glaukoma adalah kebutaan. Namun, hal tersebut dapat pasien cegah dengan pemeriksaan dan pengobatan rutin dengan dokter.

Gejala pada glaukoma

Salah satu cara untuk mengurangi risiko kebutaan pada penderita glaukoma adalah dengan melakukan pengobatan secepatnya setelah merasakan gejala awal. Mengutip dari Mayo Clinic, berikut adalah beberapa gejala dari glaukoma berdasarkan jenisnya seperti berikut ini.

Gejala pada glaukoma secara umum
  • Sering merasa pusing
  • Nyeri mata hebat secara tiba-tiba
  • Mengalami penglihatan berkabut
  • Penderita melihat lingkaran cahaya di penglihatannya
  • Mata mulai memerah

Kondisi glaukoma pada tertentu merupakan kondisi darurat yang sangat rentan berisiko kebutaan. Oleh karena itu, penglihatan jenis ini biasanya harus segera ditangani dengan tindakan operasi.

Pengobatan pada glaukoma

Menurut penuturan dari dr.Kelvin Alim, Sp.M menyebutkan bahwa kunci dalam menangani pada masalah glaukoma adalah dengan deteksi dini. Dengan deteksi dini, dokter dapat melakukan penanganan untuk mencegah risiko kebutaan pada penderita glaukoma. Karena, hingga saat ini masih belum ditemukan obat yang dapat menghilangkan glaukoma, penting bagi pasien untuk segera memeriksakan diri, segera setelah merasakan munculnya gangguan penglihatan. Berikut adalah beberapa pengobatan pada masalah glaukoma, di antaranya:

  • Operasi glaukoma

Tujuan dari operasi glaukoma adalah untuk membuat saluran pembuangan baru bagi cairan yang keluar dari mata, sehingga dapat mengurangi tekanan. Sehingga, mampu mencegah kebutaan.

  • Laser glaukoma

Iridotomy merupakan tindakan untuk mengatasi glaukoma dengan cara memanfaatkan laser untuk membuat lubang kecil di area iris mata. Sehingga, dapat memperbaiki sudut aliran pembuangan cairan di area mata dan mencegah kebutaan.

Baca juga: Punya Masalah Gigi? Yuk Berobat dengan Dokter Spesialis Gigi di KL Klinik

Kelebihan Glaukoma Center KL Klinik sebagai solusi permasalahan mata

KL klinik menjadi salah satu tempat pelayanan medis untuk berbagai masalah kesehatan, termasuk mata. Glaukoma Center KL Klinik dilengkapi dengan fasilitas modern dan bantuan para dokter spesialis berpengalaman untuk mengatasi permasalahan pada penglihatan. Dr. Kelvin Alim, dokter spesialis mata sekaligus pemilik KL Klinik menjelaskan bahwa Glaukoma Center KL Klinik memiliki  teknologi untuk menangani glaukoma yang modern serta dokter yang profesional. Sehingga, pengobatan pada masalah mata, termasuk glaukoma, katarak, maupun masalah lainnya dapat teratasi secara terintegrasi.

Untuk melakukan pendaftaran di Glaukoma Center KL Klinik dengan dokter spesialis mata kami, silakan langsung menghubungi customer service dengan klik di sini!


face-skin-problem-young-woman-unhappy-touch-her-skin-isolated-concept-skin-care-asian-1200x800.jpg

23/09/2022 adminArtikel

Manfaat laser treatment ada banyak untuk kecantikan, terutama untuk menghilangkan flek hitam dan tanda-tanda penuaan. Laser treatment merupakan perawatan yang sedang popular dalam dunia kecantikan. Dengan memanfaatkan cahaya laser untuk mengirimkan gelombang cahaya ke daerah kulit tertentu. Sehingga, epidermis atau lapisan terluar kulit akan terangkat. Dan, pada saat yang sama, dapat merangsang pertumbuhan sel-sel kulit baru yang lebih sehat. Proses inilah yang membuat kulit tampak cerah setelah melakukan perawatan ini. Namun, banyak orang mempertanyakan apakah laser treatment ini efektif untuk mengatasi jerawat secara instan? Simak jawabannya dalam artikel ini!

Manfaat dan kelebihan laser treatment

Laser treatment menggunakan teknik pengelupasan dengan mengangkat sel-sel mati di kulit wajah. Sehingga, dapat membuat kulit lebih halus setelah treatment dilakukan. Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin di KL Klinik, dr. Cindy Ariani menyebutkan bahwa treatment ini memiliki berbagai jenis yang dapat menyesuaikan kebutuhan kulit pasien. Namun, pada umumnya laser treatment digunakan untuk meningkatkan produksi kolagen yang dapat mengurangi kerutan. Selain itu, ada banyak manfaat lain yang bisa didapatkan, seperti:

  • Meningkatkan sirkulasi darah
  • Mampu mengurangi peradangan
  • Dapat membuat kulit terlihat muda dan lebih halus
  • Menghilangkan bintik atau bercak, sekaligus bekas luka
  • Menghilangkan bekas jerawat
Masalah kulit yang dapat diatasi dengan laser treatment

Mengutip dari Aesthetic Dermatology Center menyebutkan ada beberapa masalah wajah yang cocok untuk diatasi menggunakan laser treatment, di antaranya:

  • Pasien yang memiliki bintik hitam
  • Mereka yang memiliki masalah dengan pigmentasi di kulit yang tidak merata
  • Mereka yang memiliki bintik merah dan cokelat bekas jerawat
  • Kulit yang sudah mengalami kerutan akibat tanda penuaan
  • Mereka yang memiliki kulit kendur

Namun, masalah kulit tersebut tentunya harus disesuaikan dengan jenis perawatan laser yang akan digunakan pasien. Saat ini, kurang lebih ada 6 jenis laser yang banyak digunakan di klinik-klinik kecantikan, seperti photo laser, skin resurfacing, scar treatment, eyes rejuvenation , hair removal laser, hingga collagen laser. Untuk memilih perawatan laser yang sesuai dengan masalah kulit, sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu bersama dokter kulit.

Dapatkah laser dilakukan pada pasien yang memiliki jerawat?

Banyak masyarakat mengira treatment ini mampu mengatasi masalah jerawat secara instan. Padahal, laser treatment ini justru tidak dianjurkan digunakan pada mereka yang memiliki masalah jerawat yang sedang meradang. Meskipun begitu, laser ini terbukti efektif untuk menghilangkan scar atau bintik bekas jerawat. Sehingga, kulit bisa menjadi mulus kembali. Selain tidak dianjurkan untuk pasien yang memiliki masalah jerawat, perawatan laser juga tidak dianjurkan bagi mereka yang memiliki kulit cenderung gelap, karena berisiko merusak kulit.

Baca juga: Rekomendasi Tempat Laser Beauty Center di Jakarta

Apakah laser treatment berbahaya?

Laser treatment merupakan perawatan yang sudah teruji dan diklaim aman untuk perawatan pada kulit. Namun, sebagaimana tindakan medis lainnya, tentu saja laser memiliki risiko tersendiri. Beberapa risiko pada tindakan laser di antaranya, nyeri setelah dilaser, muncul jaringan parut, perubahan warna kulit, hingga infeksi. Namun, risiko tersebut sangat jarang terjadi. Salah satu cara mencegah risiko pada tindakan laser adalah dengan berkonsultasi dulu tentang keadaan masalah kulit anda pada dokter dan tenaga ahli berpengalaman, seperti tenaga ahli yang ada di Laser Skin Center KL Klinik. Perawatan di Laser Skin Center KL Klinik ini dilakukan dengan alat dan teknologi terkini dan dengan dampingan dokter serta tenaga ahli yang berpengaman. Sehingga, tak perlu ragu soal keamanan dan kenyamanan saat akan melakukan berbagai treatment kecantikan.

Untuk melakukan pendaftaran di Laser Skin Center KL Klinik, silakan untuk menghubungi customer service kami dengan cara klik di sini!


beautiful-smile-young-woman-white-teeth-1200x800.jpg

23/09/2022 adminArtikel

Klinik gigi merupakan tempat yang dipercaya masyarakat untuk melakukan pengobatan hingga perawatan seputar masalah gigi. Tak hanya untuk mengobati masalah gigi, Anda juga dapat melakukan perawatan secara berkala di klinik gigi. Perawatan pada gigi, tak hanya dapat membuat gigi tampak lebih sehat, tetapi juga dapat membuat gigi lebih bersih. Sehingga, membuat penampilan Anda semakin menarik. Ada beberapa perawatan gigi yang bisa Anda lakukan di klinik gigi untuk membuat gigi menjadi lebih putih dan bersih. Apa saja perawatan tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini!

Faktor yang menyebabkan gigi rusak dan menguning

Salah satu masalah gigi yang paling sering terjadi pada anak-anak, dewasa, hingga lansia adalah gigi rusak hingga gigi kuning. Meskipun bukanlah masalah serius pada gigi, namun gigi yang rusak dan menguning dapat menimbulkan masalah gigi lainnya. Oleh karena itu, penting untuk tetap menjaga kebersihan gigi dengan mengenal beberapa faktor yang dapat menyebabkan gigi menjadi rusak dan menguning. Menurut penuturan drg. Ruby Kusnadi menyebutkan bahwa ada banyak faktor yang dapat menyebabkan lapisan enamel pada gigi menjadi menipis, hingga membuat lapisan dentin berwarna kuning pada gigi dapat terlihat. Biasanya, kaitannya sangat erat dengan gaya hidup dan juga kebersihan. Secara umum, berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan gigi menjadi menguning hingga rusak.

  • Sering mengonsumsi teh, kopi, hingga minuman bersoda

Beberapa minuman tersebut memiliki kandungan kromogen/zat warna yang dapat meninggalkan noda pada enamel gigi.

  • Kebiasaan merokok

Merokok menjadi kebiasaan yang dapat merusak dan membuat gigi menjadi menguning. Kandungan nikotin dan tar dalam rokok dapat membuat gigi kuning dalam waktu yang singkat.

  • Sering mengonsumsi permen

Konsumsi permen secara berlebihan dan terus-menerus dapat menyebabkan gigi tampak menguning. Ini terjadi akibat noda ringan yang ditinggalkan permen di lapisan gigi. Lama kelamaan, dapat mengikis lapisan enamel di gigi.

  • Jarang menyikat gigi

Kebiasaan menyikat gigi sangat penting bagi kebersihan area gigi. Karena, sisa-sisa makanan pada gigi dapat membuat gigi berubah menjadi warna kuning. Jarang menyikat gigi dapat membuat gigi Anda cepat rusak dan menguning.

  • Menyikat gigi dengan terlalu keras

Beberapa orang berpikir dengan menyikat gigi dengan keras dapat membuat gigi menjadi bersih dan putih kembali. Nyatanya, menyikat gigi terlalu keras justru dapat mengekspos lapisan dentil yang berwarna kuning muncul di area gigi.

Perawatan gigi dari rumah

Hal sederhana yang dapat Anda lakukan untuk membuat gigi tampak sehat dan putih bersih adalah dengan melakukan serangkaian perawatan di rumah. Tak harus mahal, sejatinya perawatan di rumah dapat Anda lakukan dengan mengubah gaya hidup, lebih rajin membersihkan gigi, mengonsumsi makanan sehat, dan teratur memerhatikan kondisi gigi. Berikut adalah beberapa perawatan di rumah untuk membuat gigi tampak berkilau dan lebih sehat.

  • Menggosok gigi dua kali sehari, pilihlah pasta gigi yang mengandung fluoride, dan pilih sikat gigi yang lembut
  • Rajin mengonsumsi sayur dan buah, terutama buah yang mengandung asam malat yang memiliki zat alami memutihkan gigi
  • Kurangi konsumsi kopi, permen, dan alkohol
  • Rajin flossing atau membersihkan noda yang tertinggal di area gigi
  • Batasi makanan mengandung kadar gula tinggi
  • Berhenti atau setidaknya kurangi kebiasaan merokok

Selain beberapa perawatan di atas, drg. Ruby Kusnadi juga menyarankan agar kita melakukan kunjungan ke dokter setidaknya 6 bulan sekali. Hal tersebut penting dilakukan untuk menjaga sekaligus mencegah muncul masalah pada gigi.

Perawatan di klinik untuk memutihkan gigi

Jika Anda ingin mendapatkan gigi bersih dan putih secara cepat dan instan, ada beberapa perawatan di klinik gigi yang mungkin bisa Anda lakukan, seperti:

  • Bleaching

Perawatan gigi ini memanfaatkan bahan pemutih gigi yang cukup aman dan minim risiko. Namun, sebelum melakukan bleaching, drg. Ruby Kusnadi menyarankan agar pasien berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

  • Dental bonding

Teknik perawatan dental bonding digunakan untuk memperbaiki gigi rusak, dan gigi yang sudah menguning. Dibandingkan dengan bleaching, dental bonding ini merupakan prosedur yang lebih sederhana.

  • Crown

Pemasangan gigi crown umumnya memang dilakukan untuk mengatasi gigi yang rusak. Namun, teknik perawatan ini juga bisa Anda pilih untuk mengatasi gigi rusak dan menguning.

  • Veneer

Perawatan yang satu ini banyak digandrungi oleh para artis ibu kota. Teknik veneer dilakukan dengan cara menempelkan veneer yang terbuat dari porselen atau resin secara permanen di bagian depan gigi. Namun, perawatan ini juga tidak bisa dilakukan pada semua orang, sehingga harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Baca juga: Punya Masalah Gigi? Yuk Berobat dengan Dokter Spesialis Gigi di KL Klinik

Mengapa harus di KL Klinik?

Sejatinya semua perawatan dan pengobatan gigi harus Anda lakukan di tempat yang aman dan terpercaya. Salah satu klinik yang menawarkan fasilitas lengkap dengan dokter gigi professional dan berpengalaman adalah KL Klinik. Dengan menawarkan fasilitas terbaik untuk memenuhi kebutuhan pasien, poli gigi KL Klinik dapat mewujudkan gigi sehat sesuai dengan yang Anda inginkan, tanpa harus khawatir mengenai kenyamanan dan keamanan dari layanan yang ada.  Untuk melakukan pendaftaran di poli gigi, KL Klinik silakan langsung menghubungi customer service kami dengan cara klik di sini!



Download Apps
KL Klinik



Informasi Tentang Kami








Temukan Informasi
Tentang Kami




Rekanan
Kami

(c) KL Klinik, 2022.

Open chat
1
Butuh Bantuan?
Halo 👋
Ada yang bisa kami bantu?